Minggu, 23 Juni 2013

Politik Strategi Nasional

POLITIK STRATEGI NASIONAL

        Secara etimologis, politik berasal dari kata Yunani polis yang berarti kota atau negara kota. Kemudian arti itu berkembang menjadi polites yang berarti warganegara, politeia yang berarti semua yang berhubungan dengan negara, politika yang berarti pemerintahan negara dan politikos yang berarti kewarganegaraan.
         Menurut Aristoteles dapat dianggap sebagai orang pertama yang memperkenalkan kata politik melalui pengamatannya tentang manusia yang ia sebut zoon politikon. Dengan istilah itu ia ingin menjelaskan bahwa hakikat kehidupan sosial adalah politik dan interaksi antara dua orang atau lebih sudah pasti akan melibatkan hubungan politik. Aristoteles melihat politik sebagai kecenderungan alami dan tidak dapat dihindari manusia, misalnya ketika ia mencoba untuk menentukan posisinya dalam masyarakat, ketika ia berusaha meraih kesejahteraan pribadi, dan ketika ia berupaya memengaruhi orang lain agar menerima pandangannya. Kesimpulan menurut Aristoteles bahwa usaha memaksimalkan kemampuan individu dan mencapai bentuk kehidupan sosial yang tinggi adalah melalui interaksi politik dengan orang lain. Interaksi itu terjadi di dalam suatu kelembagaan yang dirancang untuk memecahkan konflik sosial dan membentuk tujuan negara. Dengan demikian kata politik menunjukkan suatu aspek kehidupan, yaitu kehidupan politik yang lazim dimaknai sebagai kehidupan yang menyangkut segi-segi kekuasaan dengan unsur-unsur: negara  (state), kekuasaan (power), pengambilan keputusan (decision making), kebijakan (policy, beleid), dan pembagian (distribution) atau alokasi (allocation).
      Pada umumnya dapat dikatakan bahwa politik (politics) adalah bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik (atau negara) yang menyangkut proses menentukan tujuan-tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu. Pengambilan keputusan (decision making) mengenai apakah yang menjadi tujuan dari sistem politik itu menyangkut seleksi terhadap beberapa alternatif dan penyusunan skala prioritas dari tujuan-tujuan yang telah dipilih. Sedangkan untuk melaksanakan tujuan-tujuan itu perlu ditentukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan dan pembagian (distribution) atau alokasi (allocation) dari sumber-sumber (resources) yang ada. Untuk bisa berperan aktif melaksanakan kebijakan-kebijakan itu, perlu dimiliki kekuasaan (power) dan kewenangan (authority) yang akan digunakan baik untuk membina kerjasama maupun untuk menyelesaikan konflik yang mungkin timbul dalam proses itu. Cara-cara yang digunakan dapat bersifat meyakinkan (persuasive) dan jika perlu bersifat paksaan (coercion). Tanpa unsur paksaan, kebijakan itu hanya merupakan perumusan keinginan (statement of intent) belaka.
    Politik merupakan upaya atau cara untuk memperoleh sesuatu yang dikehendaki. Namun banyak pula yang beranggapan bahwa politik tidak hanya berkisar di lingkungan kekuasaan negara atau tindakan-tindakan yang dilaksanakan oleh penguasa negara. Dalam beberapa aspek kehidupan, manusia sering melakukan tindakan politik, baik politik dagang, budaya, sosial, maupun dalam aspek kehidupan lainnya. Demikianlah politik selalu menyangkut tujuan-tujuan dari seluruh masyarakat (public goals) dan bukan tujuan pribadi seseorang (private goals). Politik menyangkut kegiatan berbagai kelompok, termasuk partai politik dan kegiatan-kegiatan perseorangan (individu).
   unsur-unsur politik meliputi :
1.Teori ilmu politik yaitu meliputi teori pilitik dan sejarah perkemangan ide-ide politik.
2.Lembaga-lembaga politik yaitu meliputi UUD, pemerintah nasional, pemda dan lokal, fungsi ekonimi dan sosial pemerintah dan perbandingan lembaga-lembaga politik.
3.Partai politik yaitu meliputi organisasi masyarakatm pendapat umun, partisipasi warga negara dalam pemerintahan dan administrasi.
4.Hubungan internasional yaitu meliputi politik internasional, organisasi-organisasi internasionak, admnistrasi internasional dan hukum internasional.

Kata ‘politik’ dapat menunjukkan kepada :
1.Segi kehidupan manusia untuk kekuasaaan (power relation).
Misalnya :
- Kebeasan politik.
- Kejahatan politik.
- Kegiatan politik.
- Hal-hal berkaitan dengan politik.
2.Tujuan yang hendak dicapai.
Misalnya :
- Politik keuangan.
- Politik luar negri.
- Politik Dalam negri.
- Ekonomi,dsb.
Beberapa point tentang perkembangan pandangan pada politik :
1.Politik sebagai usaha-usaha yang ditempuh warga negara untuk membicarakan dan mewujudkan kebaikan bersama.
2.Politik sebagai segala ahal yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara dan pemerintahan.
3.Politik sebagai segala kegiatan yang diarahkan untuk mencapai dan mempertahankan kekuasaan dalam masyarakat.
4.Politik sebagai kegiatan yang berkaitan dengan perumusan dan pelaksanaan kebijakan umum.
5.Politik sebagai konflik dalam rangka mencari dan atau mempertahankan sumber-sumber yang dianggap penting.


2.Pengertian strategi dan tingkatan pengambil keputusan dalam pemerintahan Negara Indonesia

           Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan . Karl von Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan . Sedangkan perang itu sendiri merupakan kelanjutan dari politik . Dalam pengertian umum, strategi adalah cara untuk mendapat-kan kemenangan atau pencapaian tujuan . Dengan demikian , strategi tidak hanya menjadi monopoli para jendral atau bidang militer, tetapi telah meluas ke segala bidang kehidupan.

Tingkat pengambilam keputusan kebijakan dalam pemerintahan :

    Politik strategi nasional yang telah berlangsung selama ini disusun berdasarkan sistem kenegaraan menurut UUD 195. Sejak tahun 1985 berkembang pendapat yang mengatakan bahwa pemerintah dan lembaga-lembaga negaa yang diatur dalam UUD 1945 merupakan suprastruktur politik, lembaga-lembaga terebut adalah MPR, DPR, Presiden, BPK, dan MA. Sedangakn badan-badan yang berada di dalam masyarakat seperti paratai politik, organisasi kemasyarakatan, media massa, kelompok kepentingan (interest group) dan kelompok penekan (pressure group). Suprastruktur dan infrastruktur politik harus dapat bekerja sama dan memiliki kekuatan yang seimbang sehingga bisa berjalan dengan baik dan lancar.

         Mekanisme penyusunan politik strategi nasional di tingkat suprastruktur politik diatur oleh Presiden, dalam hal ini Presiden bukan lagi sebagai mandataris MPR sejak pemilihan Presiden secara langsung oleh rakyat pada tahun 2004. Karena Presiden dipilih langsung oleh rakyat maka dalam menjalankan pemerintahan berpegang pada visi dan misi Presiden yang disampaikan pada waktu sidang MPR setelah pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji Presiden/Wakil Presiden. Visi dan Misi inilah yang dijadikan politik dan strategi dalam menjalankan pemerintahan dan melaksanakan pembangunan selama kurang lebihnya lima tahun.

Stratifikasi Tingkat penentu kebijakan politik nasional dalam negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut :

1.    Tingkat penentu kebijakan puncak
       Meliputi kebijakan tertinggi yang menyeluruh secara nasional dan mencakup penentuan undang-undang dasar. Menitik beratkan pada masalah makro politik bangsa dan negara untuk merumuskan idaman nasional berdasarkan falsafah Pancasila dan UUD 1945. Kebijakan tingkat puncak dilakukan oleh MPR. Dalam hal dan keadaan yang menyangkut kekuasaan kepala negara seperti tercantum pada pasal 10 sampai 15 UUD 1945, tingkat penentu kebijakan puncak termasuk kewenangan Presiden sebagai kepala negara. Bentuk hukum dari kebijakan nasional yang ditentukan oleh kepala negara dapat berupa dekrit, peraturan atau piagam kepala negara.

2. Tingkat kebijakan umum
       Merupakan tingkat kebijakan di bawah tingkat kebijakan puncak, yang lingkupnya menyeluruh nasional dan berisi mengenai masalah-masalah makro strategi guna mencapai idaman nasional dalam situasi dan kondisi tertentu.

3. Tingkat penentu kebijakan khusus
        Merupakan kebijakan terhadap suatu bidang utama pemerintah. Kebijakan ini adalah penjabaran kebijakan umum guna merumuskan strategi, administrasi, sistem dan prosedur dalam bidang tersebut. Wewenang kebijakan tingkat di atasnya.

4. Tingkat penentu kebijakan teknis
      Kebijakan teknis meliputi kebijakan dalam satu sektor dari biang utama dalam bentuk prosedur serta teknik untuk mengimplementasikan rencana, program dan kegiatan.

5. Tingkat penentu kebijakan di daerah

    Wewenang penentuan pelaksanaan kebijakan pemerintah pusat di daerah terletak pada Gubernur dalam kedudukannnya sabagai wakil pemerintah pusat di daerahnya masing-masing. Kepala daerah berwenang mengeluarkan kebijakan pemerintah daerah dengan persetujuan DPRD. Kebijakan tersebut berbentuk Peraturan Daerah (Perda) tinkat I atau II. Menurut kebijakan yang berlaku sekarang, jabatan Gubernur/Kepala Daerah tingkat I, Bupati/Kepala Daerah tingkat II atau Walikota/Kepala Daerah tingkat II. IMPLENTASI POLITIK dan STRATEGI NASIONAL.

Jumat, 10 Mei 2013

Ketahanan nasional


ketahanan nasional
Pengertian ketahanan nasional adalah kondisi dinamika, yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan, Kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Dalam perjuangan mencapai cita-cita/tujuan nasionalnya bangsa Indonesia tidak terhindar dari berbagai ancaman-ancaman yang kadang-kadang membahayakan keselamatannya. Cara agar dapat menghadapi ancaman-ancaman tersebut, bangsa Indonesia harus memiliki kemampuan, keuletan, dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional.
Kondisi atau situasi dan juga bisa dikatakan sikon bangsa kita ini selalu berubah-ubah tidak statik. Ancaman yang dihadapi juga tidak sama, baik jenisnya maupun besarnya. Karena itu ketahanan nasional harus selalu dibina dan ditingkatkan, sesuai dengan kondisi serta ancaman yang akan dihadapi. Dan inilah yang disebut dengan sifat dinamika pada ketahanan nasional.
Kata ketahanan nasional telah sering kita dengar disurat kabar atau sumber-sumber lainnya. Mungkin juga kita sudah memperoleh gambarannya.
Untuk mengetahui ketahanan nasional, sebelumnya kita sudah tau arti dari wawasan nusantara. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamik yang dimiliki suatu bangsa, yang didalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional.
Kekuatan ini diperlukan untuk mengatasi segala macam ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang langsung atau tidak langsung akan membahayakan kesatuan, keberadaan, serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Bisa jadi ancaman-ancaman tersebut dari dalam ataupun dari luar.

KETAHANAN NASIONAL INDONESIA

1. Perkembangan Ketahanan Nasional
Dewasa ini istilah ketahanan nasional sudah dikenal diseluruh Indonesia. Dapat dikatakan bahwa istilah itu telah menjadi milik nasianal. Ketahanan Nasional baru dikenal sejak permulaan tahun 60 an. Pada saat itu istilah itu belum diberi devenisi tertentu. Disamping itu belum pula disusun konsepsi yang lengkap menyeluruh tentang ketahanan nasional. Istilah ketahanan nasional pada waktu itu dipakai dalam rangka pembahasan masalah pembinaan ter itorial atau masalah pertahanan keamanan pada umumnya.
Walaupun banyak instansi maupun perorangan pada waktu itu menggunakan istilah ketahanan nasional, namun lembaga yang secara serius dan terus-menerus mempelajari dan membahas masalah ketahanan nasional adalah lembaga pertahanan nasional atau lemhanas. Sejak Lemhanas didirikan pada tahun 1965, maka masalah ketahanan nasional selalu memperoleh perhatian yang besar.
Sejak mulai dengan membahas masalah ketahanan nasional sampai sekarang, telah dihasilkan tiga konsepsi.Pengertian atau devenisi pertama Lemhanas, yang disebut dalam konsep 1968 adalah sebagai berikut :
Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan kita dalam menghadapi segala kekuatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara dan bangsa Indonesia.
Pengertian kedua dari Lemhanas yang disebut dalam ketahanan nasional konsepsi tahun 1969 merupakan penyempurnaan dari konspsi pertama yaitu :
Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan suatu bangsa yang mengandung kemampuan untuk memperkembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala ancaman baik yang datang dari luar maupun yang datang dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara Indonesia.
Ketahanan nasional merupakan kodisi dinamis suatu bangsa, berisi keuletan dan ketangguahan, yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional,didalam menghadapi didalam menghadapi dan mengisi segala tantangan, ancaman ,hambatan, serta gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam, yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas,identitas , kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan mengejar perjuangan nasional.
Apabila kita bandingkan dengan yang terdahulu, maka akan tampak perbedaan antara lain seperti berikut :
a. Perumusan 1972 bersifat universal, dalam arti bahwa rumusan tersebut dapat diterapkan dinegara-negara lain, terutama di Negara-negara yang sedang berkembang.
b. Tidak lagi diusahakan adanya suatu devenisi, sebagai gantinya dirumuskan apa yang dimaksud kan dengan istilah ketahanan nasional.
c. Jika dahulu ketahanan nasional di identikkan dengan keuletan dan daya tahan , maka ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamis yang berisikan keuletan dan ketangguhan, yang berarti bahwa kondisi itu dapat berubah.
d. Secara lengkap dicantumkan tantangan, ancaman , hambatan, serta ganguan.
e. Kelangsungan hidup lebih diperinci menjadi integritas, identitas, dan kelangsungan hidup.
Dalam pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Jendral Suharto di depan siding DPR tanggal 16 Agustus 1975, dikatakan bahwa ketahanan nsional adalah tingkat keadaan dan keuletan dan ketangguhan bahwa Indonesia dalam menghimpun dan mengarahkan kesungguhan kemampuan nasional yang ada sehingga merupakan kekuatan nasional yang mampu dan sanggup menghadapi setiap ancaman d an tantangan terhadap keutuhanan maupun kepribadian bangsa dan mempertahankan kehidupan dabn kelangsungan cita-citanya.
Karena keadaan selalu berkembang serta bahaya dan tantangan selalu berubah, maka ketahanan nasional itu juga harus dikembangkan dan dibina agar memadai dengan perkembangan keadaan. Karena itu ketahanan nasional itu bersift dinamis, bukan statis.
Ikhtiar untuk mewujudkan ketahanan nasional yang kokoh ini bukanlah hl baru bagi kita. Tetapiu pembinaan dan peningkatannya sesuai dengan kebutuhan kemampuan dan fasililitas yang tersedi pula.
Pembinaan ketahanan nasional kita dilakukan dipelgai bidang : ideology , poluitik, ekonomi , sosial budaya dan hankam, baik secara serempak maupun menurut prioritas kebutuhan kita.
2. Perwujudan Ketahanan Nasional Indonesia dalan Trigarta
Untuk memberi gambaran umum tentang Indonesia, marilah kita membahasas dahulu dar segi aspek-aspek alamiah atau Trigatra dengan mulai meninjau :
a. Aspek lokasi dan posisi Geografis Wilayah Indonesia
Jikalau kita melihat letak geografis wilayah Indonesia dalam peta dunia, maka akan nampak jelas bahwa wilayah Negara tersebut merupakan suatu kepulauan, yang menurut wujud kedalam, terdiri dari daerah air dengan ribuan pulau-pulau didalamnya. Yang dalam bahasa asing bisa disebut sebagai suatu archipelago kelvar, kepulauan itu merupakan suatu archipelago yang terletak antara benua Asia disebelah utara dan benua Australia disebelah selatan serta samudra Indonesia disebelah barat dan samudra pasifik disebelah timr.
Berhubungan letak geografis antara dua benua dan samudra yang penting itu, maka dikatakan bahwa Indonesia mempunyai suatu kedudukan geograpis ditengah tengah jalan lalu lintas silang dunia. Karena kedudukannya yagn strategis itu, dipandang dari tiga segi kesejahtraan dibidang politik, ekonomi dan sosial budaya Indonesia telah banyak mengalami pertemuan dengan pengaruh pihak asing (akulturasi).
Menurut catatan Indonesia terdiri dari wilayah lautan dengan 13.667 pulau besar dan kecil, diperkirakan 3.000 pulau diantaranya yang dialami penduduk.
Luas pulau-pulau diperkirakn 735.000 mil persegi, sedangkn luas perairannya ditaksir 3 sampai 4 kali luas tanah (pulau-pulau). Jarak antara ujung barat sampai ujung timur adalah kira-kira 3.200 mil.

Selasa, 09 April 2013

wawasan nusantara


WAWASAN NUSANTARA

Negara Kesatuan Republik Indonesia mempunyai wilayah yang sangat luas dibandingkan dengan Negara – Negara lain , yang terbentang mulai dari sabang sampai marauke . Diapit oleh dua benua dan dua samudera yang memiliki 2 musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau ini memang Negara yang akan kekayaan daerahnya , lebih dari 300 suku tinggal di Indonesia mulai dari pelosok daerah hingga perkotaan yang sekarang mulai tertinggal oleh zaman dan digantikan dengan budaya barat . Hal ini juga memperlihatkan bahwa bangsa Indonesia itu terdiri dari banyak suku bangsa yang Multikultural(memiliki banyak suku) ,  mempunyai bahasa yang berbeda-beda, kebiasaan dan adat istiadat yang berbeda, kepercayaan yang berbeda, kesenian, ilmu pengetahuan, mata pencaharian dan cara berpikir yang berbeda-beda . Pada zaman dahulu Negara Indonesia untuk menjadi sebuah negara yang merdeka dari semua penjajahan yang terjadi ,  Indonesia harus mempunyai wilayah, penduduk dan pemerintah .
            Karena cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan yang berdasarkan Pancasila dengan semua aspek kehidupan yang beragam mulai dari cara pandang bahasa , berpikir yang berbeda itulah yang membuat penulis bekeinginan untuk mempelajari dan mendalami tentang Wawasan Nusantara . Wawasan nusantara dibentuk dan dijiwai oleh geopol. Geopol adalah ilmu pengelolaan negara yang menitikberatkan pada keadaan geografis. Geopol selalu berkaitan dengan kekuasaan an kekuatan yang mengangkat paham atau mempertahankan paham yang dianut oleh suatu bangsa atau negara demi menjaga persatuan dan kesatuan .

Hakikat Wawasan Nusantara
Hakikat wawasan nusantara adalah keutuhan nusantara, dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional. Hal tersebut berarti bahwa setiap warga bangsa dan aparatur negar harus berpikir, bersikap, dan bertindak secara utuh menyeluruh demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia . Demikian juga produk yang dihasilkan oleh lembaga negara harus dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia, tanpa menghilangkan kepentingan lainnya, seperti kepentingan daerah, golongan dan orang per orang.

Unsur - Unsur Dasar Wawasan Nusantara.

Wadaha.
a.Wujud Wilayah
Batas ruang lingkup wilayah nusantara ditentukan oleh lautan yang di dalamnya terdapat gugusan ribuan pulau yang saling dihubungkan oleh perairan. Oleh karena itu Nusantara dibatasi oleh lautan dan daratan serta dihubungkan oleh perairan didalamnya.Setelah bernegara dalam negara kesatuan Republik Indonesia, bangsa indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagi kegiatn kenegaraan dalam wujud suprastruktur politik. Sementara itu, wadah dalam kehidupan bermasyarakat adalah lembaga dalam wujud infrastruktur politik.Letak geografis negara berada di posisi dunia antara dua samudra, yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, dan antara dua benua, yaitu banua Asia dan benua Australia. Perwujudan wilayah Nusantara ini menyatu dalam kesatuan poliyik, ekonomi, sosial-budaya, dan pertahanan keamanan.
b.Tata Inti Organisasi
Bagi Indonesia, tata inti organisasi negara didasarkan pada UUD 1945 yang menyangkut bentuk dan kedaulatan negara kekuasaaan pemerintah, sistem pemerintahan, dan sistem perwakilan. Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik.
c. Tata Kelengkapan Organisasi
Wujud tata kelengkapan organisasi adalah kesadaran politik dan kesadaran bernegara yang harus dimiliki oleh seluruh rakyat yang mencakup partai politik, golongan dan organisasi masyarakat, kalangan pers seluruh aparatur negara. Yang dapat diwujudkan demokrasi yang secara konstitusional berdasarkan UUD 1945 dan secara ideal berdasarkan dasar filsafat pancasila.

  Wawasan Nusantara sebagai Pancaran Falsafah Pancasila
Falsafah Pancasila diyakini sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang sesuai dengan aspirasinya. Keyakinan ini dibuktikan dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia sejak awal proses pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia sampai sekarang.
Dengan demikian wawasan nusantara menjadi pedoman bagi upaya mewujudkan kesatuan aspek kehidupan nasional untuk menjamin kesatuan, persatuan dan keutuhan bangsa, serta upaya untuk mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia.

  Wawasan Nusantara dalam Pembangunan Nasional
a. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Politik
Bangsa Indonesia bersama bangsa-bangsa lain ikut menciptakan ketertiban dunia dan perdamaian abadi melalui politik luar negeri yang bebas aktif. Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan politik akan menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis. Hal tersebut tampak dalam wujud pemerintahan yang kuat aspiratif dan terpercaya yang dibangun sebagai penjelmaan kedaulatan rakyat.
b. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Ekonomi
Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan ekonomi akan menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata. Di samping itu, implementasi wawasan nusantara mencerminkan tanggung jawab pengelolaa sumber daya alam yang memperhatikan kebutuhan masyarakat antar daerah secara timbal balik serta kelestarian sumber daya alam itu sendiri.
1) Kekayaan di wilayah nusantara, baik potensial maupun efektif, adalah modal dan milik bersama bangsa untuk memenuhi kebutuhan di seluruh wilayah Indonesia secara merata.
2) Tingkat perkembangan ekonomi harus seimbang dan serasi di seluruh daerah tanpa mengabaikan ciri khas yang memiliki daerah masing-masing.
3) Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah nusantara diselenggarakan sebagai usaha bersama dengan asas kekeluargaan dalam sistem ekonomi kerakyatan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Sumber : 

HAM


HAM
Pengertian

Hak-hak Asasi Manusia adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta (hak-hak yang bersifat kodrati). HAM diberika kepada manusia sejak lahir dan tak ada satu orang pun yang dapat mencabutnya. Namun, bukan berarti dengan hak-haknya itu dapat berbuat semau-maunya. Sebab apabila seseorang melakukan sesuatu yang dapat dikategorikan melanggar hak asasi orang lain, maka ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. HAM adalah hak-hak yang telah dipunyai seseorang sejak ia dalam kandungan. HAM berlaku secara universal.

Dalam kaitannya dengan itu, maka HAM yang kita kenal sekarang adalah sesuatu yang sangat berbeda dengan yang hak-hak yang sebelumnya termuat, misal, dalam Deklarasi Kemerdekaan Amerika atau Deklarasi Perancis. HAM yang dirujuk sekarang adalah seperangkat hak yang dikembangkan oleh PBB sejak berakhirnya perang dunia II yang tidak mengenal berbagai batasan-batasan kenegaraan. Sebagai konsekuensinya, negara-negara tidak bisa berkelit untuk tidak melindungi HAM yang bukan warga negaranya. Dengan kata lain, selama menyangkut persoalan HAM setiap negara, tanpa kecuali, pada tataran tertentu memiliki tanggung jawab, utamanya terkait pemenuhan HAM pribadi-pribadi yang ada di dalam jurisdiksinya, termasuk orang asing sekalipun. Oleh karenanya, pada tataran tertentu, akan menjadi sangat salah untuk mengidentikan atau menyamakan antara HAM dengan hak-hak yang dimiliki warga negara. HAM dimiliki oleh siapa saja, sepanjang ia bisa disebut sebagai manusia.

Alasan di atas pula yang menyebabkan HAM bagian integral dari kajian dalam disiplin ilmu hukum internasional. Oleh karenannya bukan sesuatu yang kontroversial bila komunitas internasional memiliki kepedulian serius dan nyata terhadap isu HAM di tingkat domestik. Malahan, peran komunitas internasional sangat pokok dalam perlindungan HAM karena sifat dan watak HAM itu sendiri yang merupakan mekanisme pertahanan dan perlindungan individu terhadap kekuasaan negara yang sangat rentan untuk disalahgunakan, sebagaimana telah sering dibuktikan sejarah umat manusia sendiri. Contoh pelanggaran HAM:
1) Penindasan dan membatasi hak rakyat dan oposisi dengan sewenang-wenang.
2) Hukum (aturan dan/atau UU) diperlakukan tidak adil dan tidak manusiawi.
3)    Manipulatif dan membuat aturan pemilu sesuai dengan penguasa dan partai tiran/otoriter.

Ciri Pokok Hakikat HAM
    
Berdasarkan beberapa rumusan HAM di atas, dapat ditarik kesimpulan tentang beberapa ciri pokok hakikat HAM yaitu:
-   HAM tidak perlu diberikan, dibeli ataupun diwarisi. HAM adalah bagian dari manusia secara otomatis.
- HAM berlaku untuk semua orang tanpa memandang jenis kelamin, ras, agama, etnis, pandangan politik atau asal-usul sosial dan bangsa.
- HAM tidak bisa dilanggar. Tidak seorangpun mempunyai hak untuk membatasi atau
melanggar hak orang lain. Orang tetap mempunyai HAM walaupun sebuah Negara membuat hukum yang tidak melindungi atau melanggar HAM

Pembagian Bidang, Jenis dan Macam Hak Asasi Manusia Dunia :

1. Hak asasi pribadi / personal Right
- Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian dan berpindah-pndah tempat
- Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat
- Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan
- Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing

2. Hak asasi politik / Political Right
- Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan
- hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan
- Hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya
- Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi

3. Hak azasi hukum / Legal Equality Right
- Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan
- Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil / pns
- Hak mendapat layanan dan perlindungan hukum

4. Hak azasi Ekonomi / Property Rigths
- Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli
- Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak
- Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa, hutang-piutang, dll
- Hak kebebasan untuk memiliki susuatu
- Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak

5. Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights
- Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan
- Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan dan penyelidikan di mata hukum.

6. Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right
- Hak menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan
- Hak mendapatkan pengajaran
- Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat



Kamis, 21 Maret 2013

Melestarikan dan Menjaga Budaya Indonesia


Melestarikan dan Menjaga Budaya Indonesia

Indonesia dengan letak geografis sebagai negara kepulauan memiliki aneka ragam adat dan budaya daerah yang tersebar merata di seluruh tanah air. Bentuk geografis kepulauan ini di satu sisi juga perlu diwaspadai oleh para generasi muda akan pelestarian aneka ragam budayanya.
Bukan hal baru lagi bahwa telah sangat banyak budaya-budaya yang kita miliki perlahan-lahan diakui secara sepihak oleh negara tetangga.
Dan kita sebagai rakyat Indonesia yang terkenal dengan sikap ramah tamah dan sopan santun, ternyata hanya bisa mengelus dada. Lagi-lagi kita tak dapat berkutik. Bahkan ketika pulau kita akhirnya jatuh ke negara tetangga, kita pun tak dapat berbuat banyak.
Sudah cukup budaya kita diakui oleh Negara – Negara lain, sekarang sudah waktunya kita untuk menjaga dan melestarikan budaya Indonesia. Kebudayaan merupakan cermin dari suatu bangsa, dari kebudayaan suatu bangsa dapat dikenal oleh seluruh dunia, tinggal bagai mana kita melestarikan suatu kebudayaan yang kita miliki sekarang, jaman moderenisasi tidak harus menggilas kebudayaan yang sudah ada yang menjadi kebanggaan kita dari dulu tapi bagaimana jika tren moderenisasi yang harus mengikuti kebudayaan kita, itu yang harus dipikirkan bersama oleh semua pihak.
Indonesia sudah sangat dikenal dengan berbagi kebudayaan, karena Indonesia memiliki beragam suku yang juga memiliki banak beragam kebudayaan yang berbeda – beda dari setiap suku. Kebudayaan merupakan hasil karya seni yang indah dan mengagumkan, sesuatu yang dapat merangangsang panca indra dan dapat membuat kita takjub akan keindahan seni.
Kebudayaan di Indonesia sangat beraneka ragam, hampir disetiap semua daerah memiliki kebudayaan masing-masing yang berbeda. Di Indonesia kebudayaan dapat terbagi menjadi beberapa karya seni, seperti, Tarian, Pakaian adat, Makanan khas dan masih banyak lagi.
Di Jakarta dihuni oleh penduduk yang mayoritas adalah orang betawi, orang betawi memiliki kesenian berupa seni tari, tari yang terkenal adalah tari Jaipong, tarian ini memmiliki keindahan dalam seni gerak yang sangat indah, tidak sembarang orang bisa melakukan tarian ini, gerakan tangan yang gemulai, gerakan kaki yang lincah dan berbagai macam gerakan yang dapat merangsang panca indra manusia, sehimgga menjadi takjub. Kebudayaan lain yang dimiliki oleh orang betawi adalah Makanan Khas, Makanan Khas betawi juga sangat banyak, ada dodol betawi ada Kerak telor dan masih banyak lagi. Dodol adalah makanan yang menyerupai kue khas orang china ( kue keranjang ) namun agak sedikit berbeda.
Di daerah jawa banyak dihuni oleh suku jawa, namun setiap daerah dijawa juga memiliki kebudayaan yang berbeda tapi agak mirip. Seperti seni tarian, pakaian adat dan makanan Khas daerah masing – masing. Di daerah Sumatra juga memiliki banyak kebudayaan pada setiap daerahnya, dan begitu juga di daerah – daerah di Indonesia lainnya.
“Bagaimana usaha kita untuk melestarikan budaya di Indonesia?”, itulah yang harus sama – sama kita fikirkan dan harus kita lakukan, banyak kebudayaan kita yang diakui oleh Negara – Negara tetangga. “apakah kita rela?”, jawabannya tentu tidak, maka dari itu kita harus tetap melestarikan budaya kita. Janaganlah kita terlena dan mengikuti budaya luar, yakinlah dengan budaya kita sendiri dan jangan gengsi dengan budaya yang kita miliki. Pemuda – pemuda Indonesia adalah penerus dari kebudayaan Indonesia, jadi jangan tanamkan rasa gengsi pada diri kita, biasanya pemuda jaman sekarang sudah gengsi dengan kebudayaan yang kita miliki dan lebih suka mengikuti budaya orang lain.
Belakangan ini pemerintah sudah mulai gencar melakukan usaha agar kebudayaan kita dikenal oleh dunia luas, dan dapat diakui oleh seluruh dunia bahwa banyak kebudayaan yang Indonesia miliki, sekarang tinggal bagaimana kita sebagai orang Indonesia ikut membantu usaha yang telah dilakukan pemerintah, mari kita mulai menghargai kebudayaan kita, sebenarnya caranya tidak sulit, kita ikut memeriahkan pesta – pesta adat didaerah kita, kita memahami dan mendalami kesenian tari didaerah kita, kita mengenakan pakaian yang menjadi ciri khas daerah kita. Tidak perlu setiap hari kita lakukan, kita bisa melakukan disaat memperingati hari – hari peringatan kebudayaan, hari – hari nasional atau kapan saja kita mau. Belakangan ini kita gencar memperingati hari batik nasional, maka kita harus ikut memeriahkan peringatan ini, karena itu juga merupakan usaha untuk melestarikan budaya kita dan juga menghargai budaya kita.
Pada era globalisasi ini, keprihatinan tersebut tidak dapat dihindari, akan tetapi upaya filtrasi budaya juga harus digunakan. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga warisan budaya yang kita miliki. Itu semua hanya membutuhkan kemauan dan niat. Dalam dunia pendidikan, misalnya. Pemerintah tentunya telah memasukan mata pelajaran bahasa daerah dalam kurikulum pembelajaran. Hal ini merupakan contoh upaya yang dilakukan pemerintah untuk ikut ambil bagian dalam melestarikan budaya.
Selain itu, ada juga kegiatan ekstrakurikuler di sekolah atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti kesenian Jawa, tari tradisional, musik tradisional seperti karawitan, angklung, kulintang, dan lain sebagainya. Apabila kegiatan tersebut dimasukan dalam kegiatan intrakurikuler di sekolah, tentunya semua siswa akan terlibat secara langsung di dalamnya. Hal tersebut adalah contoh konkret upaya pelestarian budaya kita, apabila dilihat dari bidang pendidikan.
Di lingkup keluarga pun perlu dilakukan upaya-upaya seperti itu. Ada baiknya orangtua mengajarkan kepada anak untuk lebih menghargai warisan budaya. Seperti misalnya, mengajak anak menonton pagelaran seni secara langsung entah wayang, tarian, maupun musik tradisional. Contoh kecil lain yang tidak jauh berbeda dengan hal tersebut, misalnya saat mengadakan syukuran hari ulang tahun, wisuda, atau apapun. Tidak ada salahnya menampilkan hiburan tradisional juga di dalamnya. Banyak sekali hal-hal kecil yang dapat dilakukan untuk menjaga warisan budaya yang kita miliki. Sebenarnya, kita hanya membutuhkan kemauan dan niat untuk melakukannya

Minggu, 09 Desember 2012

Perkembangan SIM


PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Latar Belakang

Sistem adalah satu kesatuan komponen yang saling terhubung dengan batasan yang jelas bekerja bersama-sama untuk mencapai seperangkat tujuan. Sistem informasi adalah kombinasi dari people, hardware, software, jaringan komunikasi, sumber-sumber data, prosedur dan kebijakan yang terorganisasi dengan baik yang dapat menyimpan, mengadakan lagi, menyimpan, dan menyebarluaskan informasi dalam suatu organisasi. Orang bergantung pada sistem informasi untuk berkomunikasi antara satu sama lain dengan menggunakan berbagai jenis alat fisik (hardware), perintah dan prosedur pemrosesan informasi (software), saluran komunikasi (jaringan) dan data yang disimpan (sumber daya data). Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, sistem informasi memberikan peran yang sangat penting dalam dunia bisnis sehingga seringkali orang menggunakan keunggulan sistem informasi yang ia gunakan sebagai kunci strategi bisnis.

Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen Sistem Informasi adalah Suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa Sistem Informasi memuat berbagai banyak informasi.Informasi mengandung arti yaitu data yang telah diolah kedalam suatu bentuk yang lebih memiliki arti dan dapatdigunakan untuk pengambilan keputusan. Sistem Informasi Manajemen Sistem Informasi mengandung 3 aktivitas dasar didalamnya, yaitu:
1.Aktivitas Masukkan (Input)
2.Pemprosesan (Process)
3.Aktivitas Keluaran (Output).

Perkembangan Sistem Informasi Manajemen

Perkembangan SIM Sistem Informasi Manajemen pada Tahun 1964, komputer generasi baru memperkenalkan prosesor baru yang menggunakan silicon chip circuitry. Ketika itu mulai terlihat jelas bahwa komputer mampu menjadi alat bantu untuk menyediakan informasi manajemen. Namun demikian, para pengguna SIM pada tahap awal menyadari bahwa penghalang terbesar justru datang dari lapisan manajemen tingkat menengah, seperti : 1.Kekurangpahaman para pemakai tentang computer.
2.Kekurangpahaman para spesialis bidang informasi tentang bisnis dan peran manajemen.
3.Relatif mahalnya harga perangkat computer.
4.Terlalu berambisinya para penguna yang terlalu yakin membangun sistem informasi secara lengkap.
Perkembangan SIM Sistem Informasi Manajemen Konsep SIM lainnya.
- DSS (Decision Support System) adalah sistem yang menghasilkan informasi yang ditujukan pada masalah tertentu yang harus dipecahkan atau keputusan yang harus dibuat oleh manajer.
- OA (Office Automation) adalah fasilitas untuk meningkatkankomunikasi dan produktivitas para manajer dan staf kantor melaluipenggunaan peralatan elektronik.
- AI (Artifical Intelligence) adalah sebuah konsep dengan ide bahwakomputer bisa diprogram untuk melakukan proses lojik menyerupaiotak manusia.
Pengguna Sistem Informasi Manajemen Pengguna Sistem Informasi Manajemen, tingkatanmanajemen ini dapat diklasifikasikan ke dalam 3 tingkatan
1. Manajemen Tingkat Perencanaan Stratejik (Strategic Planning) 
2. Manajemen Tingkat Pengendalian Manajemen (Management Control)
3. Manajemen Tingkat Pengendalian Operasi (Operational Control).

Pengguna SIM

Pengguna Sistem Informasi Manajemen
1. Manajemen Tingkat Perencanaan Stratejik (Strategic Planning) Manajer tingkat atas, dimana keputusan-keputusan yang dibuatnya berkenaan dengan perencanaan stratejik
2. Manajemen Tingkat Pengendalian Manajemen (Management Control) Manajer Tingkat menengah, mempunyai tanggung jawab untuk menjabarkan rencana stratejik yang sudah ditetapkan ke dalam pelaksanaannya dan menyakinkan bahwa tujuan organisasi akan tercapai
3. Manajemen Tingkat Pengendalian Operasi (Operational Control) Manajer tingkat bawah, bertanggung jawab melaksanakan rencana yang sudah ditetapkan oleh manajer tingkat menengah.

Peran SIM

Sistem informasi ni sangat mempengaruhi secara langsung bagaimana manajemen mengambil keputusan, membuat rencana, dan mengelola para pegawainya, serta meningkatkan sasrn kinerja yang hendak dicapai, yaitu bagaimana menetapkan ukuran atau bobot setiap tujuan atau  kegiatan, menetapkan standar pelayanan minimum, dan bagaimana menetpkan standard an prosefdur pelayana baku kepada masyarakat. Hubungan sistem informasi dengan organisasi adalah semakin meningkatna cakupan dan ruang lingkup dari sistem informasi dan aplikasinya. Dengan meningkatnya kecendrungan organisasi berteknologi digital, maka sistem informasi didalam organisasi dapat meliput jangkauan yang semakin luas hingga keada masyarakat, intansi ppemerintah lainnya, dan bahkan informasi mengenai perkembangan politik terakhir. Prose bisnis yang dilakukan secara elektronis membawa organisasi lebig dikelola secara digital, yang membawa dampak pada hal-hal sebagai berikut :
- Organisasi semakin ramping
- Pemisahan pekerjaan dari lokasi

sumber :
http://www.slideshare.net/tarakyo/sim-10394085

Jumat, 02 November 2012

BAB 5 Implikasi Etis dari Teknologi Informasi


BAB 5 Implikasi Etis dari Teknologi Informasi

Pendahuluan
Sekarang terdapat perhatian yang lebih besar pada etika dalam pengguna computer daripada sebelumnya. Masyarakat secara umum memberikan perhatian terutama keran kesadaran bahwa computer dapat menggunakan hak individu atas privacy. Dalam dunia bisnis, salah satu aladan utama perhatian tersebut adalah pembajakan perangkat lunak yang menggerogoti pendapatan penjual perangkat lunak hingga miliyaran dolar setahun.
pada bab ini akan dipelajari dampak social dari computer dalam konteks etika, yaitu bagaimana computer seharusnya diterapkan untuk kebakan masyarakat. Mula-Mula kita akan mengidentifikasikan apa yang dimaksud dengan perilaku moral , etika dan hokum serta menjelaskan mengapa etika sangat penting dalam hal bisnis.
Etika mempengaruhi bagaimana para spesialis informasi melaksanakan tugasnya. Adalah tanggung jawab CIO untuk mencapai etika dalam system yang dibuat dan orang-orang yang membuatnya. Untuk memenhnuhi tanggung jawab ini CIO dapat mengikuti suatu tretegi yang terencana baik.
Moral, Etika dan Hukum
saat kita menjalani hidup sehari-hari, kita diarahkan oleh banyak pengaruh. Sebagai warga masyarakat yang berkesadaran social, kita ingin melakukan apa yang benar secara moral , etis dan menurut hokum.
Apakah moral?
moral adalah tadisi kepercayaan mengenai perilaku benar dan salah. Moral adalh intitusi sosila dengn sejarah dan daftar peraturan. Kita mula pelajari peraturan-peraturaan dari perilaku moral sejak anak-anak.” Lihat sebelum emnyebrang jalan” “jangan menarik rambut saudarimu “ “ selalu mengucakan trima kasih” saat kita tumbh dan matang secara fisik dan mental. Kita mempelajari pertaturan-peraturan yang masyarakat harapkan untuk kita ikuti. Peraturan-peraturan tingkh laku ini adalah moral kita.
Apakh Etika itu?
tindakan kita juga dirahkan oleh etika (ethics). Kata ethic berakr dari bahasa yunni ethis., yang berrti karakter. Etika adlh satu set kepercyaan. Standar tu pemikiran yang mengisi individu , kelomok dan masyarakat. Semua individu bertanggung jawab pada masyarakat atas perilaku mereka. Masyarakat dapat berupa kota, Negara atau profesi. Masyarakt bertindak sebagai “ otoritas lebih tinggi” yang melksanakan harapan pada kita.
Tidak seperti moral. Etika dapat sangt berbed dari suatu masyarakat ke masyarakata kain. Kita melihat perbedaan ini dibidang kompuetr dalam bentuk perangkat lunak bajakan- perangkat lunak yang digandakan secara illegal lalu digunakan atu dijual. Pada tahun 1990, dierkirakan bahwa pembajakan perangkat lunak mengakibatkan penjualan perangkat lunak AS kehilangan pendaatan tahunan dari $40 miliyar.
Angka-angkat tersebut menujukan bahwa para pemakai computer di cina, jepang dan thailan kurang etis daripada pemaki d amerika serikat. Namun tidak asti demikian. Beberapa kebudayaan, terutama dinegra-negara timur, mengajurkan sikap berbagai. Suatu peatah cina mengtakan “ Orang yang bernagi patut dihargai; orang yang tidak berbagi patut dicerca”. System nilai ini bantu menjelaskan perbedaan dalam praktek bisnis antr budaya timur dan barat seperti pembajakan perangkat lunak.
Apakah Hukum?
pertanyaan ini lebih mudah di jawab driooada pertanyaan sebelumnya, karena hokum adalh perturan perilaku formal yang diaksakan oleh otoritas berdaulat, seperti pemerintah, pada rakyat warga negarnya. Lingkungan hokum pengguna kompuetr jauh lebih baik sekarang, tetapi masih jauh dari idel. Kasus kejahatan pertma komuter pda tahun 1966, saat programaer suatu bank membuat program yang tidak dapat menujukan bahwa pengambilan dari rekeningnya telah melampaui saldovrekening tersebut. Ia dapat menulis cek walaupun tidak ada uang lagi direkeningnya. Penipuan ini berlangsung hingga kompuetr tersebut rusak. Programer tersebut dituntut melakukan kejahatan kmputer, Karen peraturn hukumnya belum ada. Sebaliknya ia dituntut membat entry palsu dicatatan bank. Ia menerima hukuman yang ditangguhkn dan dua thun percobaan. Kriminal computer lain dituntut berdasarkan UU federal sebagai pelaku peniuan surat dan pencurian milk pemerintah.
 Peraturan computer AS dimuali thun 1960-an dengan Freedom of information Act of 1966, yang memberikan hk bagi warga Negara dan organisasi-orgnisasi untuk memasuki data yang disimpan pemerinth federl dengan beberapa perkecualian. Pada tahun 1970-an terdapat penambahan UU, dalam bentuk Fair Credit Reporting Act 1970, dan Right to federal privcy Act of 1978, yang membatasi pemertintah federal dalam memeriksa catatan bank. Tahun 1988 dibuat UU lain yang bertujuan untuk membatasi pemrintah federal, yaitu Computer Maching and Privacy Act of 1988, yang membatasi pemerintah federal dalam mencocokan file-file computer utuk menguji keabsahan program-program pemerintah atau mengidentifikasi peghutangan. Tahun 1984, kongres AS menambah cegkeraman eraturan kompuetr dengan menyetujui tiga UU feder yang khusus diterapkan pada kejahatan computer.
-The small Business computer security and educationa Act menetapkan The small Business computer security and education advisor council, yang membrikan saran pada kongres mengenai masalah-masalah yang berkaitan dengan kejahatan komuetr terhadap usaha kecil. Dewan ini mengevaluasi efeksivitas UU pidana federal dn Negara bagian dalam mencegah dan menuntut kejahatan computer, mengevaluasi efektivitas teknologi yang tersedia bagi usaha kecil untuk meningktkan keamana kompuetr, dan mengembangkan panduan yang membantu usaha kecil dan mengevaluasi keamanan system computer mereka.
- The Counterfeit Acces Device and Computer fraud and abuse menetapkan bahwa seseorang yang mendapatkan akses ke informasi yang berakaitan dengan pertahana nasional dan hubungan luar negri tanpa otoritas merupakan pelanggaran. UU ini juga menyatakan bahwa upaya mendapatkan akses tanpa otoritas computer yang dilindungi oleh Right to financial privacy act atau fair credit repotrng Act,dan menyalahgunakan informasi yang terdapat dalam computer pemerintah federal sebagai suatu pelanggaran.

-  The Trademark Countryfeiting Act menetapkan sejumlah denda bagi orang atau organisasi yanh memperdagangkan perangkat keras atau perangkat lunak tiruan, yaitu yang mirip atau identik dengan yang terdaftar di US patent and trademark office. Bagi individu, dendanya dapat mencapai $250.00 dan lima thun penjara. Bagi perusahaan, dendana mencapai satu juta dolar.

    Bertahun-tahun sebelumnya, pemerintah federal telah menetapkan the electronic communications privacy of 1968. Namun UU ini hanya mencakup komunkasi suara.pada tahun 1986 UU ini direvisi sehingga mencakup komunikasi digital, data dan video. UU tahun 1986 ini jug memiliki bagian khusus mengenai electronic mail.
Mendapatkan moral, Etika dan Hukum dala perpektif
kita dapat melihat bahwa pengguna computer dalam bisnis diarahkan oleh nilai-nilai moral, etika dan para manajer, spesialis informasi dan pemakai, dan juga kukum yang berlaku. Hokum paling mudah diiterpretiskan Karena bentuk tertulis. Diihak lain, etika tidak didefinisikan secara persis dan tidk disepakati oleh semua anggota masyarakat. Bidang yang sukar dari etika computer inilah yang sedang memperleh banyak perhatian, dan merupakan focus bab ini selanjutnya.
Etika dalam bisnis AS
Etika bisnis AS Didasarkan pada tiga keyakinan dasar – etik protestan, etika persaingn bebas dan survival of the fittest dalam dasat kompetitif.
Etika Protestan
Benjamin Franklin dapat dianggap sebagai pemberi justufukasi etis atas efeiensi dan laba dengan perkataannya “Tidur lebih awal dan bangun lebih pagi membuat seorang sehat, mekmur dan bijaksna”. Pandagan yang dikenal sebagai etika protestasn mendorong kerja kers untuk menghailkan uang.
Etika Persaingan bebas
Etika persaingan bebas ( free enterprise ethics) didasarkn opada teori para ahli ekonomi seperti Adam Smith, yang mengnjurkan kpatilalisme-faire atau kebebasan berusaha berfungi tanpa campur tangan pemerintah. Teori menganggap bahwa tindakan pengusaha untuk mengejar kepentingan diri sendiri dapat diterima. Dasar teori ini adalah keyakinan bahwa mementingkn diri sendiri tidak merugikan masyarakat.
Survival of the fittets
Dalam system Peraingan bebas, tidak dapat dihindari bahwa sebagian perusahaan akan menjadi pemenang dan sebagian lagi akan kalah. “Survival of the fittets” ( yang kuat yang bertahan) dapat diterima asalkan perusaahaan bersing ecara wajar. Alasannya, persingan bekerja sebagai proses seleksi untuk mengangkas perusahaan-perusahaan yang member kontribusi paling sedikit pada kebaikn social.
Karena itu keberadaan bisnis untuk kenikmatan masyarakat. Masyarakat menetpkan batas-batas operasi bisnis daalam bentuk undang-undang, tetapi pemilik dan pekerja memiliki cukup kebebasan. Masyarakat mengharapkan binis operasi secara etis sehingga tidak menyalahgunakan kebebasan tersebut.

Perlunya Budaya Etika
Dalam pembahsana kualitas di BAB 4 disadari perlunya manajemen tingkst puncak menetpkan kualitas budaya yang menyeluruh diperusahaan. Budaya ini memperlihatkan bahwa manajemen bersungguh-sungguh mengenai kulitas dn bersedia menyediakan semua dukungan yng diperlukan untuk melaksanakan program –program yang berkaitan.etika juga memerlukan dukungan san pengaturan serupa.
Dalam bisnis, banyak orang berpendapat bahwa satu perushaan mencerminkan kepribadian pemimpinnya. Suatu penelitian atas perusahaan-perusahaan raksasa mendukung pendapat ini. Pengaruh colonel John Patterson pada Nasional Cash Register, atau pengaruh Thomas J. Watson Sr. pada IBM selama paruh pertama abad ini membentuk kepribadian perusahaan-perusahaan seperti federal express, Southwest Airlens dan Wendy’s berpengaruh sedekimian rupa pada orgnisasai mereka sehnggga masyarakat cenderung memndang perusahaan-perusahaan tersebut sebagai CE itu sendiri. Hubungan antar CEO denan perusahaan merupakan dasar budayya etika. Jika perusahaan harus ets, maka manajemen puncak harus etis dalam semua tindakan dan kata-katanya. Manajemen puncak memimpin dengan membei contoh. Perilaku ini adalah budaya etika.
Bagaimana Budaya etika diterpakan
Tugas manajemen puncak adalah memastikanbahwa konsep etika menyebar diseluruh organisasi, melalui semua tingkatan dan menyentuh semua pegawai.
Corprote Credo
Crorprote Credo adalah pernyataan ringkasan mengenai nilai-nilai yang ditegagkan diperusahaan. Tujuan credo ini adalah menginformasikan orang-orang dan organisasi-organisasi baik didalam maupun diluar perusahaan. Manajemen security pacific menadari bahwa bisnis mereka dibangun atas komitmen, baink internal maupun eksternal. Komitmen internal mencakup (1) komitmen prusahaanna ada karyawannya (2) komitmen karyawan pada perusahaan (3) komitmen karyawan pada karyawan lain. Komitmen eksternal mencakup komitmen perusahaan pada (1) pelanggan (2) pemegang saham (3) masyarakat.
 Program Etika
Program etika adalah suatu yang terdiri dari berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengarahkan pegawai dalam melaksanakan corprote cred. Suatu contoh aktivitas adalah pertemuan orientasi yang dilaksanakan bagi pegawai baru.  Sebagian perusahaan bahkan meminta pegawai barunya untuk mendatangani pernyataan bahwa mereka telah menerima pengrahan demikian.
Conroh lain dari program lainnya adalah audit etika, seeperti yang dipraktekan oleh Dow Corning. Dalam audit etika, seseorang audit internasional mengadakan pertemuan dengn seseorang manajer dalam beberapa jam untuk memeljri bagaimnana unit manajer tersebut melaksanakan corprote credo. Contohnya auditor bertanya pada manajer penjualan “ Pernahkah kita terjadi kehilangan bisnis karena tiadak memberikan hadaiah pada petugas pembelian?”
Kode etik Khusus perusahaan banyak perusahaan telah merancang kode etik perusahaan mereka sendiri. Kadang-kadang kode ini diadaptasi dari kode etik industry tertentu. Nanti ada bab ini akan dipelajari kode etik untuk profesi system informasi.
Kode etik khusus perusahaan sangat popular. Diperkirakan lebih dari 90% perusahaan-perusahaan yagn masuk daftar fortune 500 memilikinya. Sebagian perusahaan menemukan bahwa unit-unit organisainya memerlukan suatu kode khusus tersendiri. Misalnya, pemasarn mungkin memiliki kode tersendiri yang disesuaikan dengan aktivitas pemasaran.
IBM’s Business Conduct Guidelines ( panduan perilaku bisnis IBM) meripakan contoh kode etik yang disesuaikan dengan aktivitas pemasaran. Pegawai diingatkan untuk memerlukan semua orng secara wajar, tidak membuat komentar yang merendahkan pesaing, tidak terlibat dalam spionase industry, dan sebagainya. Panduan ini telah berlaku selama lebih dari 30 tahun.
      Menempatkan Credo, Program dank ode etik perusahaan dalam Perspektif
Patrick Murphy, seorang professor pemasaran di University of Notre Dame, yakin bahwa cara yang baik untuk menempatkan cntoh-contoh budaya etik dalam persepktif adalah dengan menyamakannya dengan agama Kristen. Corprote credo dapat disamakan dengan sepuluh perintah, dan program-program etika dapat disamakan dengan kebaktian greja dank ode etik perusahaan dapat disamakan dengan alkitb. Manajemen perusahaan menggunakan hal ini untuk mendorong budaya etika yang perlu diikuti perusahaan dan pegawainya dalam berhubungan satu sama lain dan berhubungan dengan elemen-elemen dilingkungan perusahaan.
      Etika jasa dan informasi
saat anda membaca literature komuter, terlihat bahwa masyarkat merasa bahwa profesi komuter tertinggal dari profesi lain dalam komitmennya pada praktek-praktek yang etis. Masyrakat mengetahui bahwa computer mengganggu privacy dan perangkat lunak dibajak, jadi asti ada seuatu yang salah. Pandnan umum saat ini adalah bisnis perlu lebih berkomitmen pada etika computer.
Apakah etika computer
James H.Moor, professor di Darmouth mendefinisikan efitka computer sebagai analisis mengenai sifat dan dampak social teknologi kompuetr, serta formulasi dan justifikasi untuk menggunakan teknologi tersebut secara eti.
Karena itu etika computer terdiri dri aktivitas utama dan manajer yang paling bertanggung jawab atas aktvitas tersebut adalah CIO. CIO harus (1) waspada dan sadar bagimana komuter mempengaruhi masyarakat, dan (2) karena itu harus berbuat sesuatu dengan memformulasikan kebijakan-kebijakan yang memastikan bahwa teknologi tersebut digunakan secara tepat.
Namun ada satu hal yang sangat penting : bukan hanya CIO sendiri yang bertanggung jawab atas etika computer. Para manajer puncak lain juga bertanggung jawab. Keterlibatan seluruh perusahan merupakan keharusn mutlak dalam dunia end-user comuting saat inim semua manajer disemua are bertanggung jawab atas pengguna computer yang etis didaerah mereka. Dan selain manajer, setiap pegawai bertanggung jawab atas aktivitas mereka yang berhubungan dengan computer.